Showing posts with label Jepun. Show all posts
Showing posts with label Jepun. Show all posts
Monday, 17 November 2014
Hanya Ada Di Jepun Pertandingan Yang Memalukan Dan Gila
Zaman dahulu ada sebuah pertandingan unik di Jepun yang bernama He-Gassen (Perang Kentut). Festival ini merupakan sebuah tardisi orang-orang Jepun zaman dulu yang melepaskan kentut dimana saja mereka mahu. Mereka kentut ke arah orang lain, ke batang pokok, ke kuda, ke kucing, dan benda-benda malang yang lain.
Donald Richie yang dikenali sebagai pengkritik filem Jepun pernah menulis "Walaupun kentut jelas bukanlah fenomena yang perlu diperhatikan secara khusus di Jepun, sikap orang Jepun terhadapnya, saya fikir, unik"
Menurut Donald Richie, di Jepun ada lipatan sejarah yang dikenali sebagai "He-Gassen" dan menggambarkan "pertandingan kentut". Gambar dibawah yang dikutip dari laman web Universiti Waseda yang mempunyai lukisan "He-Gassen" tersebut.
Menurut maklumat dari Universiti Waseda, lukisan "He-Gassen" di atas dibuat pada tahun 1846, akhir zaman Edo (1603-1868) di Jepun. Lukisan yang menggambarkan orang-orang yang bertempur dengan kentut ini mempunyai daya tarikan yang sangat misteri sebagai karya seni, sehingga membuat kita yang melihatnya pasti bertanya-tanya.
Beberapa tahun yang lalu, pertandingan kentut pernah diadakan dalam sebuah acara komedi di TV Jepun. Dalam pertandingan tersebut, orang yang kentutnya paling kuat akan menjadi juara (tidak berkaitan dengan bau dan lamanya kentut). lihat video di bawah
Saturday, 15 November 2014
Misteri Puisi Dari Jepun Yang Mengundang Kematian Sesiapa Yang Membacanya
Terdapat sebuah kisah seram dari Jepun. Tentang sebuah puisi berjudultajuk 'Tomino no Jigoku' atau Neraka Tomino, sebuah karangan puisi yang sangat mengerikan dan membuat bulu tengkuk berdiri ketika membacanya. Sebuah peringatan mengatakan jangan membaca dengan suara yang lantang, cukup di dalam hati. Atau anda akan matia dengan mengjemput.
Kisah menyeramkan puisi Tomino berkembang di kalangan masyarakat Jepun dan menjadi salah satu legenda. Ada sebuah cerita yang membuat kita semakin merasa seram di sebalik asal-usul puisi ini.
Tomino adalah seorang gadis kecil yang dilahirkan cacat, ia menulis puisi yang kemudian ditunjukkan kepada orang tuanya. ketika melihat isi puisi Tomino yang menyeramkan, orang tuanya menghukum Tomino dengan mengurungnya dalam gudang sempit dan tidak pernah memberinya makan. Beberapa hari kemudian, Tominopun di temui meninggal dengan dengan cara yang aneh.
Konon, semenjak peristiwa itu, puisi Tomino jadi menyeramkan. Cerita dari mulut ke mulut berkembang dan memberi amaran, jangan membaca dengan suara lantang kerana akan mengundang bencana dan kematian.
Kemungkinan cerita yang berkembang di atas hanya kisah dongeng. Puisi berjudul 'Neraka Tomino' sebenarnya dimuatkan dalam buku kompilasi puisi Yomota Inuhiko "The Heart is Like a Rolling Stone" (? ? ? ? ? ? ? ? ? ?). Di dalamnya memuat berbagai koleksi puisi, termasuk puisi "Tomino no Jigoku" karya Saizo Yaso dari tahun 1919. Entah bagaimana sehingga puisi tersebut berkembang menjadi legenda yang sangat menyeramkan. Bawah: karangan dari puisi Tomino:
Tomino no Jigoku
ane wa chi wo haku, imoto wa hihaku,
kawaii tomino wa tama wo haku
hitori jihoku ni ochiyuku tomino,
jigoku kurayami hana mo naki.
muchi de tataku wa tomino no aneka,
muchi no shubusa ga ki ni kakaru.
tatake yatataki yare tataka zutotemo,
mugen jigoku wa hitotsu michi.
kurai jigoku e anai wo tanomu,
kane no hitsu ni, uguisu ni.
kawa no fukuro ni yaikura hodoireyo,
mugen jigoku no tabishitaku.
haru ga kitesoru hayashi ni tani ni,
kurai jigoku tanina namagari.
kagoni yauguisu, kuruma ni yahitsuji,
kawaii tomino no me niya namida.
nakeyo, uguisu, hayashi no ame ni
imouto koishi to koe ga giri.
nakeba kodama ga jigoku ni hibiki,
kitsunebotan no hana ga saku.
jigoku nanayama nanatani meguru,
kawaii tomino no hitoritabi.
jigoku gozarabamo de kitetamore,
hari no oyama no tomebari wo.
akai tomehari date niwa sasanu,
kawaii tomino no mejirushini.
neraka Tomino
Kakak yang muntah darah, adik yang meludah api
Tomino yang lucu meludah permata yang berharga
Tomino meninggal sendirian dan terjatuh ke dalam neraka
Neraka kegelapan, tanpa dihiasi bunga
Apakah itu kakak Tomino memegang cambuk?
Jumlah bekas luka berwarna merah sangatlah membimbangkan
Disebat dan dipukul sangatlah mendebarkan,
Jalan menuju neraka yang kekal hanyalah salah satu cara
Mohon bimbingan ke dalam neraka kegelapan,
Dari kambing emas, dan dari burung bulbul
Berapa banyak yang tersisa dari dalam bungkusan kulit,
Disiapkan untuk perjalanan tak berkesudahan menuju neraka
Musim semi akan segera datang ke dalam hutan serta lembah,
Tujuh tingkat di dalam gelapnya lembah neraka
Dalam sangkar burung bulbul, dalam kereta sorong domba,
Di Mata Tomino Yang Lucu Menitiskan airmata
tangisan burung bulbul, di sebalik hujan dan badai
Menyuarakan cintamu untuk adik tersayangmu
Gema tangisanmu melolong melalui neraka,
serta darah memekarkan bunga merah
Melalui tujuh gunung dan lembah neraka,
Tomino yang lucu berjalan sendirian
Untuk menjemputmu ke neraka,
Duri-duri berkilauan dari atas gunung
menancapkan duri ke dalam daging yang segar,
Sebagai tanda untuk Tomino yang lucu
Itulah puisi Tomino yang mengundang kematian, dalam syairnya memang mempunyai kata-kata yang sangat seram untuk di baca dan puisi ini juga adalah salah satu benda menyeramkan.
Kisah menyeramkan puisi Tomino berkembang di kalangan masyarakat Jepun dan menjadi salah satu legenda. Ada sebuah cerita yang membuat kita semakin merasa seram di sebalik asal-usul puisi ini.
Tomino adalah seorang gadis kecil yang dilahirkan cacat, ia menulis puisi yang kemudian ditunjukkan kepada orang tuanya. ketika melihat isi puisi Tomino yang menyeramkan, orang tuanya menghukum Tomino dengan mengurungnya dalam gudang sempit dan tidak pernah memberinya makan. Beberapa hari kemudian, Tominopun di temui meninggal dengan dengan cara yang aneh.
Konon, semenjak peristiwa itu, puisi Tomino jadi menyeramkan. Cerita dari mulut ke mulut berkembang dan memberi amaran, jangan membaca dengan suara lantang kerana akan mengundang bencana dan kematian.
Kemungkinan cerita yang berkembang di atas hanya kisah dongeng. Puisi berjudul 'Neraka Tomino' sebenarnya dimuatkan dalam buku kompilasi puisi Yomota Inuhiko "The Heart is Like a Rolling Stone" (? ? ? ? ? ? ? ? ? ?). Di dalamnya memuat berbagai koleksi puisi, termasuk puisi "Tomino no Jigoku" karya Saizo Yaso dari tahun 1919. Entah bagaimana sehingga puisi tersebut berkembang menjadi legenda yang sangat menyeramkan. Bawah: karangan dari puisi Tomino:
Tomino no Jigoku
ane wa chi wo haku, imoto wa hihaku,
kawaii tomino wa tama wo haku
hitori jihoku ni ochiyuku tomino,
jigoku kurayami hana mo naki.
muchi de tataku wa tomino no aneka,
muchi no shubusa ga ki ni kakaru.
tatake yatataki yare tataka zutotemo,
mugen jigoku wa hitotsu michi.
kurai jigoku e anai wo tanomu,
kane no hitsu ni, uguisu ni.
kawa no fukuro ni yaikura hodoireyo,
mugen jigoku no tabishitaku.
haru ga kitesoru hayashi ni tani ni,
kurai jigoku tanina namagari.
kagoni yauguisu, kuruma ni yahitsuji,
kawaii tomino no me niya namida.
nakeyo, uguisu, hayashi no ame ni
imouto koishi to koe ga giri.
nakeba kodama ga jigoku ni hibiki,
kitsunebotan no hana ga saku.
jigoku nanayama nanatani meguru,
kawaii tomino no hitoritabi.
jigoku gozarabamo de kitetamore,
hari no oyama no tomebari wo.
akai tomehari date niwa sasanu,
kawaii tomino no mejirushini.
neraka Tomino
Kakak yang muntah darah, adik yang meludah api
Tomino yang lucu meludah permata yang berharga
Tomino meninggal sendirian dan terjatuh ke dalam neraka
Neraka kegelapan, tanpa dihiasi bunga
Apakah itu kakak Tomino memegang cambuk?
Jumlah bekas luka berwarna merah sangatlah membimbangkan
Disebat dan dipukul sangatlah mendebarkan,
Jalan menuju neraka yang kekal hanyalah salah satu cara
Mohon bimbingan ke dalam neraka kegelapan,
Dari kambing emas, dan dari burung bulbul
Berapa banyak yang tersisa dari dalam bungkusan kulit,
Disiapkan untuk perjalanan tak berkesudahan menuju neraka
Musim semi akan segera datang ke dalam hutan serta lembah,
Tujuh tingkat di dalam gelapnya lembah neraka
Dalam sangkar burung bulbul, dalam kereta sorong domba,
Di Mata Tomino Yang Lucu Menitiskan airmata
tangisan burung bulbul, di sebalik hujan dan badai
Menyuarakan cintamu untuk adik tersayangmu
Gema tangisanmu melolong melalui neraka,
serta darah memekarkan bunga merah
Melalui tujuh gunung dan lembah neraka,
Tomino yang lucu berjalan sendirian
Untuk menjemputmu ke neraka,
Duri-duri berkilauan dari atas gunung
menancapkan duri ke dalam daging yang segar,
Sebagai tanda untuk Tomino yang lucu
Itulah puisi Tomino yang mengundang kematian, dalam syairnya memang mempunyai kata-kata yang sangat seram untuk di baca dan puisi ini juga adalah salah satu benda menyeramkan.
Friday, 31 October 2014
LOQLAQ!!! Manusia Makin Pelik "Selfie Alat Sulit" Di Jepun!
Artis wanita Jepun, Megumi Igarashi, ditangkap polis setelah membuat selfie alat sulitnya. Imej tersebut yg sesuai untuk cetakan 3D dan dia menghantar maklumat mengenainya kepada 30 orang yg sanggup membantu membiayai ciptaannya, kayak berbentuk seperti faraj.
Polis mendakwa Megumi telah melanggar undang-undang antipornografi. Megumi dikatakan telah mengaut hampir 6,000 pound untuk "karyanya" itu.
Megumi Igarashi yg mempunyai nama samaran Rokudenashiko itu berkata, dia yakin data tiga dimensi alat sulitnya itu bukan satu perbuatan lucah, dan dia tak menerima wang untuk foto selfie itu.
"Saya membuat karya seni menggunakan faraj saya yg saya sebut dengan kata Manko," ujar Megarashi. Saya fikir sungguh menarik boleh menghiasi faraj saya dan menggunakannya sebagai diorama. Namun, saya terkejut kerana ramai orang marah dengan karya saya, atau kerana saya menyebutnya Manko," tambah dia.
Megumi menambah, dia tidak mengerti mengapa masyarakat Jepun menganggap penggambaran atau penyebutan alat vital adalah hal tabu.
Padahal, lanjut Megumi, alat kelamin lelaki atau zakar dengan bebas digunakan sebagai ilustrasi dan sudah menjadi sebahagian budaya pop Jepun.
Sunday, 26 October 2014
4 Pekerjaan Pelik Yang Terdapat Di Negara Jepun
Negara yang mendapat gelaran sebagai 'Negara Sakura' ini mempunyai pekerjaan-pekerjaan aneh. Walaupun aneh, namun pekerjaan-pekerjaan ini cukup diminati oleh ramai orang. Berikut adalah pekerjaan aneh di Jepun yang dipetik dari Japan Today.
Dog Food Tester
Pernahkah anda merasai makanan haiwan kesayangan anda? Hanya Jepun yang mempunyai pekerjaan sangat pelik ini. Pekerjaan ini mengkehendakkan tukang tester untuk menikmati makanan anjing, adakah makanan tersebut mempunyai cita rasa yang sesuai dan sihat untuk anjing. Para dog food tester di bayar sebanyak 10 ribu - 20 ribu yen setiap hari.
Wedding Ceremony Attendee
Sekiranya anda malas dan segan bersendirian pergi ke acara perkahwinan atau pun ulang tahun rakan anda? Tidak perlu bimbang, kerana Jepun menyediakan perkhidmatan sewa pasangan yang boleh menemani anda selama satu hari penuh. Perkhidmatan ini juga menyediakan lelaki dan wanita yang boleh disesuaikan dengan keinginan anda. Untuk satu acara, ia diberikan wang sebanyak 5 ribu yen beserta dengan souvenir perkahwinan dan makanan enak.
shoe Fitter
Bagi anda yang sukar memenuhi citarasa atau takut salah ketika membeli kasut, maka di sediakan tukang ujian kasut. Walaupun kelihatan mudah, namun pekerjaan itu agak sukar. Kerana, mereka harus memastikan sama ada kasut tersebut sesuai dan tidak menimbulkan luka kepada si pengguna kasut.
Bad Small Specialist
Salah satu pekerjaan pelik yang dimiliki oleh Jepun adalah pencium bau tidak sedap atau pelik yang dikenali dengan olfactory measurment Operator. Para pekerja bertugas untuk mencium bau yang tak sedap pada makanan, minuman, barangan atau pun tempat. Kerana, seperti yang telah diketahui Jepun mempunyai undang-undang yang melarang keras adanya bau tidak sedap yang melebihi batas. Pekara ini dilakukan agar masyarakat tetap merasa selesa saat melakukan aktiviti di Jepun.
Dog Food Tester
Pernahkah anda merasai makanan haiwan kesayangan anda? Hanya Jepun yang mempunyai pekerjaan sangat pelik ini. Pekerjaan ini mengkehendakkan tukang tester untuk menikmati makanan anjing, adakah makanan tersebut mempunyai cita rasa yang sesuai dan sihat untuk anjing. Para dog food tester di bayar sebanyak 10 ribu - 20 ribu yen setiap hari.
Wedding Ceremony Attendee
Sekiranya anda malas dan segan bersendirian pergi ke acara perkahwinan atau pun ulang tahun rakan anda? Tidak perlu bimbang, kerana Jepun menyediakan perkhidmatan sewa pasangan yang boleh menemani anda selama satu hari penuh. Perkhidmatan ini juga menyediakan lelaki dan wanita yang boleh disesuaikan dengan keinginan anda. Untuk satu acara, ia diberikan wang sebanyak 5 ribu yen beserta dengan souvenir perkahwinan dan makanan enak.
shoe Fitter
Bagi anda yang sukar memenuhi citarasa atau takut salah ketika membeli kasut, maka di sediakan tukang ujian kasut. Walaupun kelihatan mudah, namun pekerjaan itu agak sukar. Kerana, mereka harus memastikan sama ada kasut tersebut sesuai dan tidak menimbulkan luka kepada si pengguna kasut.
Bad Small Specialist
Salah satu pekerjaan pelik yang dimiliki oleh Jepun adalah pencium bau tidak sedap atau pelik yang dikenali dengan olfactory measurment Operator. Para pekerja bertugas untuk mencium bau yang tak sedap pada makanan, minuman, barangan atau pun tempat. Kerana, seperti yang telah diketahui Jepun mempunyai undang-undang yang melarang keras adanya bau tidak sedap yang melebihi batas. Pekara ini dilakukan agar masyarakat tetap merasa selesa saat melakukan aktiviti di Jepun.
Monday, 20 October 2014
Inilah Gambar Bom Atom Beberapa Jam Sebelum Di Jatuhkan Di Jepun
Sesungguhnya ramai yang telah mendengar cerita tentang bencana besar berlaku selepas Amerika Syarikat melancarkan bom atom di Hiroshima. Foto ini diambil pada 9 Ogos 1945, beberapa jam sebelum bom bersejarah ini dijatuhkan di Hiroshima.
Monday, 29 September 2014
Gadis Cun Yang Cukup Popular Di Hong kong Dan Jepun
Taylor adalah seorang model, blogger dan youtub asal Kanada. Dia boleh bercakap dalam bahasa China, Inggeris, dan sedikit Jepun. Rupa parasnya yang jelita membuat Taylor kini mempunyai lebih daripada 140,000 follower di Facebook.
Walaupun kerjaya sebangai modeling, Taylor sudah cukup berjaya di Hong Kong, dia tetap perlu memulakan segalanya dari sifar di Jepun. Namun sejauh ini, namanya sudah cukup dikenali kerana telah dikesan oleh beberapa majalah fesyen ternama di Jepun.
Walaupun kerjaya sebangai modeling, Taylor sudah cukup berjaya di Hong Kong, dia tetap perlu memulakan segalanya dari sifar di Jepun. Namun sejauh ini, namanya sudah cukup dikenali kerana telah dikesan oleh beberapa majalah fesyen ternama di Jepun.
Thursday, 25 September 2014
Kisah Peninju Wanita Cantik Dari Jepun Memeluk Islam
Hidayah adalah anugerah yang datang tanpa disangka-sangka. Hal ini dirasakan oleh Chika Nakamura, seorang peninju wanita asal negeri sakura. Chika lahir dan dibesarkan di Jepun, dengan masa kecil yang bahagia, diasuh oleh orang tuanya yang dengan sangat berdisiplin. Ia belajar di sekolah yang bagus, mengikuti kegiatan ekskul, bermain dengan rakan-rakan; bermain bola dan plastisin (playdough) setiap hujung minggu.
Ia adalah tipikal anak Jepun yang sangat dimanjakan secara material. "Namun ada yang hilang saat itu, yakni komunikasi anak dengan orang tua di dalam keluarga," ungkapnya. Padahal, ia telah melewati masa kecil yang gembira kerana dipenuhi segala keperluannya. Semasa menginjak masa remaja, Chika bersekolah di sekolah di sukainya. Tapi ia tetap merasa ada yang hilang, iaitu passion-nya. "Saya tidak tahu apa yang hilang ketika itu," hatinya bertanya-tanya.
Apabila usia meningkat 16 tahun, Chika meninggalkan rumah, pergi ke UK. Ia cuba hidup berdikari, mencari nafkah; untuk makan, membayar bil-bil dan bayaran sekolah bahasa Inggeris. Perasaannya begitu dicabar. Semuanya baru; orang baru, persekitaran baru, bahasa baru. Ia merasa bersemangat. Namun demikian, ia mengakui "hidup di UK terlalu berat dan mahal, maka saya putuskan untuk kembali ke Jepun 2 tahun kemudian."
Saat berjumpa dengan Chika, orang tuanya terkejut. Caranya berpakaian telah berubah. Ia sangat kebaratan. Pakaiannya ketat dan memakai skirt mini. Kerana merasa tidak sesuai tinggal di pinggir bandar, ia lalu pindah lagi ke Tokyo selama 2 tahun. Tokyo adalah bandar besar yang sangat materialistik. Segalanya serba canggih. Di sana, Chika berjumpa dengan seorang rakan wanita yang mengajarnya memandu motor. Saat itulah, ia merasa menjadi wanita bebas.
Di atas motor, ia melihat sebuah papan iklan. Di bawah lampu merah itu ada gambar wanita peninju. Sejak saat itu ia berfikir, "Aha, inilah passion-ku!" Chika bertekad menjadi peninju. Pada masa itu tahun 1999 Ia berangkat ke Amerika, mengejar mimpi sebagai seorang peninju profesional.
Di tahun 2001 dan 2002 ia menjadi satu-satunya wanita peninju asal Jepun yang memenangi pelbagai kejohanan tinju peringkat dunia. Malangnya, ternyata Chika tetap mengeluh, "Saya telah berkorban banyak; meninggalkan orang tua, keluarga, kampung halaman, teman, dan banyak lagi. Sementara, hidup di Amerika juga berat kerana saya serba kekurangan. Saya merasakan penderitaan fizikal dan mental. "Hidayah di balik musibah Suatu hari Chika menderita cedera.
Menurut doktor, itu adalah kecederaan yang serius. Katanya ia perlu beralih profesi. Sebagai atlit, kecederaan adalah perkara yang menakutkan. Ia terancam kehilangan impiannya sebagai peninju wanita profesional. Chika merasakan ketakutan dan tersedar bahawa usianya semakin pendek. Tapi ia berkeras harus bertahan dan harus kembali. Maka ia ikuti proses pemulihan dan kembali ke ring. Secara emosional Chika merasa gelisah. "Saya bertanya-tanya apakah tujuan hidup ini. Saat itu kali pertama hidup saya merasa terhenti sejenak.
Saya tidak boleh berlari, tidak boleh berjalan, tidak punya keluarga, dan tak punya tujuan hidup. "Dia mempersoalkan kembali apa yang telah dialami. Mengapa harus meninggalkan Jepun? Mengapa mahu menjadi peninju wanita profesional? Chika bangkit kembali dan mengaku dibisiki hawa nafsu bahawa, "Inilah tujuan hidupku. Passion-ku adalah tinju. Segalanya telah ku korbankan demi bertinju. Aku boleh bertahan demi kerjaya sebagai wanita peninju. Aku boleh membantu orang lain dengan berkongsi pengalaman tentang perjalanan hidupku menuju profesion sebagai peninju.
"Seolah benar, Chika mencari sebuah pola hidup manusia, bahawa hidup ini pasti mendapati masalah, lalu berjaya melaluinya, lalu timbul lagi masalah, dan kita lewati lagi, demikian seterusnya . Maka ia pikir pasti boleh selamat melaluinya. Ia pun tak menuruti nasihat doktor. Mulanya Chika mendapatkan "keajaiban" bertubi-tubi. Ia mendapatkan sponsor dan pindah ke Kalifornia untuk berlatih demi kejohanan. Di sana ia mendapatkan jurulatih yang hebat. Saat itu ia merasa begitu kuat, sihat dan dimudahkan.
Malangnya, lagi-lagi ia masih belum mendapat jawaban atas kekosongan jiwa itu. "Ini pasti bukan jalan yang benar," ujarnya. Lalu Chika mencari jawapannya dengan membaca buku biografi orang-orang yang berjaya dalam pelbagai bidang; ekonomi, politik, perniagaan dan agama. Ia tetap tidak mendapat jawaban. Sampai suatu ketika, Chika berjumpa dengan seorang bekas peninju kelas dunia. Ia seorang muslim. Ia berbincang dengannya. Ia sangat mudah, rendah hati, ramah, dan baik sekali. Inilah yang telah Chika tinggalkan dan hilang dari masyarakat London dan di Jepun. "Tidak perlu ilmu akademik yang banyak dan kemahiran yang tinggi untuk memperoleh ketenangan. Saya juga boleh mendapatkannya sambil fokus pada tinju, "Fikirnya. Lantas, tiba-tiba takdirnya berubah.
Kerjayanya terhenti tanpa sponsor, selepas cuba peruntungan di New York selama 4 bulan. Kekasihnya pergi dan ia tak punya siapa-siapa lagi. Ia putus asa dan menghentikan semuanya. Qodarullah, Allah pertemukan Chika dengan seorang rakan wanita asal Perancis, dia seorang Kristian. Dia mengatakan ada satu potong puzzle yang hilang pada dirinya. Itulah sang pencipta. Dia bertanya apakah Chika tahu tentang pencipta. "Tentu aku tak tahu apa-apa tentang pencipta," jawabnya. Maka Chika ikuti cadangan rakannya untuk mempelajari agama-agama. Beliau pergi tempat ibadah hindu, gereja, budha, dan masjid.
Di masjid, Chika mengenang saat-saat menjemput hidayah-Nya, "Saya bersujud, menangis. Hati dan jiwa ini berbisik; butuh banyak masa untuk saya menempuh perjalan hidayah ini. Saya kembali kepada Allah. Segera saya ingin menjadi muslim. Pada hari Jumaat, beberapa tahun yang lalu, saya tinggalkan tinju, cinta dan rancangan ingin berkahwin cepat. Saya mengucap syahadah. "" Tentu saya sedih. Memang sukar meninggalkan passion-mu.
Tetapi, kini saya mempunyai misi baru, yakni membela Islam, berdakwah di negara saya dan dunia. Inilah jalan yang benar, "pengakuan Chika. Alhamdulillah, kini Chika merasakan kedamaian jiwa selepas berislam dan mengaku telah bahagia menjadi seorang muslimah. Ia menyedari bahawa akan ada cabaran lebih dalam berdakwah, lebih letih daripada bertinju. Namun hal itu tak menyurutkan tekad Chika guna mendedikasikan seluruh hidupnya untuk Islam. Saat ini ia serahkan seluruh potensinya untuk Islam, dengan misi hidup yang baru, yakni jihad fiisabilillah.
Ia adalah tipikal anak Jepun yang sangat dimanjakan secara material. "Namun ada yang hilang saat itu, yakni komunikasi anak dengan orang tua di dalam keluarga," ungkapnya. Padahal, ia telah melewati masa kecil yang gembira kerana dipenuhi segala keperluannya. Semasa menginjak masa remaja, Chika bersekolah di sekolah di sukainya. Tapi ia tetap merasa ada yang hilang, iaitu passion-nya. "Saya tidak tahu apa yang hilang ketika itu," hatinya bertanya-tanya.
Apabila usia meningkat 16 tahun, Chika meninggalkan rumah, pergi ke UK. Ia cuba hidup berdikari, mencari nafkah; untuk makan, membayar bil-bil dan bayaran sekolah bahasa Inggeris. Perasaannya begitu dicabar. Semuanya baru; orang baru, persekitaran baru, bahasa baru. Ia merasa bersemangat. Namun demikian, ia mengakui "hidup di UK terlalu berat dan mahal, maka saya putuskan untuk kembali ke Jepun 2 tahun kemudian."
Saat berjumpa dengan Chika, orang tuanya terkejut. Caranya berpakaian telah berubah. Ia sangat kebaratan. Pakaiannya ketat dan memakai skirt mini. Kerana merasa tidak sesuai tinggal di pinggir bandar, ia lalu pindah lagi ke Tokyo selama 2 tahun. Tokyo adalah bandar besar yang sangat materialistik. Segalanya serba canggih. Di sana, Chika berjumpa dengan seorang rakan wanita yang mengajarnya memandu motor. Saat itulah, ia merasa menjadi wanita bebas.
Di atas motor, ia melihat sebuah papan iklan. Di bawah lampu merah itu ada gambar wanita peninju. Sejak saat itu ia berfikir, "Aha, inilah passion-ku!" Chika bertekad menjadi peninju. Pada masa itu tahun 1999 Ia berangkat ke Amerika, mengejar mimpi sebagai seorang peninju profesional.
Di tahun 2001 dan 2002 ia menjadi satu-satunya wanita peninju asal Jepun yang memenangi pelbagai kejohanan tinju peringkat dunia. Malangnya, ternyata Chika tetap mengeluh, "Saya telah berkorban banyak; meninggalkan orang tua, keluarga, kampung halaman, teman, dan banyak lagi. Sementara, hidup di Amerika juga berat kerana saya serba kekurangan. Saya merasakan penderitaan fizikal dan mental. "Hidayah di balik musibah Suatu hari Chika menderita cedera.
Menurut doktor, itu adalah kecederaan yang serius. Katanya ia perlu beralih profesi. Sebagai atlit, kecederaan adalah perkara yang menakutkan. Ia terancam kehilangan impiannya sebagai peninju wanita profesional. Chika merasakan ketakutan dan tersedar bahawa usianya semakin pendek. Tapi ia berkeras harus bertahan dan harus kembali. Maka ia ikuti proses pemulihan dan kembali ke ring. Secara emosional Chika merasa gelisah. "Saya bertanya-tanya apakah tujuan hidup ini. Saat itu kali pertama hidup saya merasa terhenti sejenak.
Saya tidak boleh berlari, tidak boleh berjalan, tidak punya keluarga, dan tak punya tujuan hidup. "Dia mempersoalkan kembali apa yang telah dialami. Mengapa harus meninggalkan Jepun? Mengapa mahu menjadi peninju wanita profesional? Chika bangkit kembali dan mengaku dibisiki hawa nafsu bahawa, "Inilah tujuan hidupku. Passion-ku adalah tinju. Segalanya telah ku korbankan demi bertinju. Aku boleh bertahan demi kerjaya sebagai wanita peninju. Aku boleh membantu orang lain dengan berkongsi pengalaman tentang perjalanan hidupku menuju profesion sebagai peninju.
"Seolah benar, Chika mencari sebuah pola hidup manusia, bahawa hidup ini pasti mendapati masalah, lalu berjaya melaluinya, lalu timbul lagi masalah, dan kita lewati lagi, demikian seterusnya . Maka ia pikir pasti boleh selamat melaluinya. Ia pun tak menuruti nasihat doktor. Mulanya Chika mendapatkan "keajaiban" bertubi-tubi. Ia mendapatkan sponsor dan pindah ke Kalifornia untuk berlatih demi kejohanan. Di sana ia mendapatkan jurulatih yang hebat. Saat itu ia merasa begitu kuat, sihat dan dimudahkan.
Malangnya, lagi-lagi ia masih belum mendapat jawaban atas kekosongan jiwa itu. "Ini pasti bukan jalan yang benar," ujarnya. Lalu Chika mencari jawapannya dengan membaca buku biografi orang-orang yang berjaya dalam pelbagai bidang; ekonomi, politik, perniagaan dan agama. Ia tetap tidak mendapat jawaban. Sampai suatu ketika, Chika berjumpa dengan seorang bekas peninju kelas dunia. Ia seorang muslim. Ia berbincang dengannya. Ia sangat mudah, rendah hati, ramah, dan baik sekali. Inilah yang telah Chika tinggalkan dan hilang dari masyarakat London dan di Jepun. "Tidak perlu ilmu akademik yang banyak dan kemahiran yang tinggi untuk memperoleh ketenangan. Saya juga boleh mendapatkannya sambil fokus pada tinju, "Fikirnya. Lantas, tiba-tiba takdirnya berubah.
Kerjayanya terhenti tanpa sponsor, selepas cuba peruntungan di New York selama 4 bulan. Kekasihnya pergi dan ia tak punya siapa-siapa lagi. Ia putus asa dan menghentikan semuanya. Qodarullah, Allah pertemukan Chika dengan seorang rakan wanita asal Perancis, dia seorang Kristian. Dia mengatakan ada satu potong puzzle yang hilang pada dirinya. Itulah sang pencipta. Dia bertanya apakah Chika tahu tentang pencipta. "Tentu aku tak tahu apa-apa tentang pencipta," jawabnya. Maka Chika ikuti cadangan rakannya untuk mempelajari agama-agama. Beliau pergi tempat ibadah hindu, gereja, budha, dan masjid.
Di masjid, Chika mengenang saat-saat menjemput hidayah-Nya, "Saya bersujud, menangis. Hati dan jiwa ini berbisik; butuh banyak masa untuk saya menempuh perjalan hidayah ini. Saya kembali kepada Allah. Segera saya ingin menjadi muslim. Pada hari Jumaat, beberapa tahun yang lalu, saya tinggalkan tinju, cinta dan rancangan ingin berkahwin cepat. Saya mengucap syahadah. "" Tentu saya sedih. Memang sukar meninggalkan passion-mu.
Tetapi, kini saya mempunyai misi baru, yakni membela Islam, berdakwah di negara saya dan dunia. Inilah jalan yang benar, "pengakuan Chika. Alhamdulillah, kini Chika merasakan kedamaian jiwa selepas berislam dan mengaku telah bahagia menjadi seorang muslimah. Ia menyedari bahawa akan ada cabaran lebih dalam berdakwah, lebih letih daripada bertinju. Namun hal itu tak menyurutkan tekad Chika guna mendedikasikan seluruh hidupnya untuk Islam. Saat ini ia serahkan seluruh potensinya untuk Islam, dengan misi hidup yang baru, yakni jihad fiisabilillah.
Sunday, 21 September 2014
Tengok Bagaimana Cara Petani Jepun Halau Haiwan Perosak Tanaman
Setiap orang yang mempunyai sebidang tanah biasanya ada cara mereka tersendiri untuk menghalau binatang perosak tanaman dan yang sering menjadi masalah tersebut adalah burung. Kebiasaanya petani akan menggunakan racun untuk membunuh binatang perosak atau orang-orang untuk menghalau burung-burung dari merosakkan tanaman mereka.
Seorang petani yang dipanggil Nobuou Onishi dari Jepun dengan cara yang luar biasa untuk menghalau burung gagak yang sering merosakkan tanaman beliau. Beliau menggunakan kaedah yang sama untuk menghalau burung yang merosakkan tanamannya dengan meletakkan orang-orang, tetapi dengan jumlah yang banyak untuk menakutkan burung-burung yang berada di sana. Cara itu amat berkesan sekali untuk menghalau burung gagak dari merosakkan tanamannya " jelas beliau".
Seorang petani yang dipanggil Nobuou Onishi dari Jepun dengan cara yang luar biasa untuk menghalau burung gagak yang sering merosakkan tanaman beliau. Beliau menggunakan kaedah yang sama untuk menghalau burung yang merosakkan tanamannya dengan meletakkan orang-orang, tetapi dengan jumlah yang banyak untuk menakutkan burung-burung yang berada di sana. Cara itu amat berkesan sekali untuk menghalau burung gagak dari merosakkan tanamannya " jelas beliau".
Friday, 19 September 2014
Hanya Di Jepun Restoran Hidang Makanan Seperti Dalam Penjara

Di Jepun, anda tidak perlu masuk penjara untuk merasai bagaimana sajian makanan di tempat menakutkan tersebut.
Sebuah restoran bernama The Prison Cafe di kawasan Abashiri, Hokkaido, menyajikan pelbagai makanan yang sahih biasa disajikan di penjara-penjara Jepun.
The Prison Cafeteria di Muzium Abashirishi menyediakan makanan yang biasa disajikan oleh penjara Abashirishi selama 24 jam kepada seluruh tahanan mereka.
Dapat dibayangkan jenis makanan yang tidak benar-benar berkualiti tinggi tentunya membuat harga makanan di restoran unik ini cukup murah.
Walaupun terdengar aneh dan tidak menggiurkan, beberapa pengunjung mengaku rasa makanan yang dihidangkan di restoran tersebut enak.
Untungnya, jenis makanan yang dihidangkan di penjara tetap menjaga kesihatan dan nutrisi tubuh para tahanan sehingga anda tetap dapat mencari makanan 4 sehat 5 sempurna.
Sesuai dengan tema makanannya, restoran ini juga menata tempat mereka dengan reka bentuk menyerupai kantin penjara dan seminimalis mungkin. jom lihat menu yang ditawarkan
Prison food Set A
Includes:
- Rice boiled with barley,
- Fried fish (mackerel pike)
- Thinly sliced Japanese daikon radish
- “Harusame” noodle salad,
- Miso soup
Prison food set B
ncludes:
- Rice boiled with barley
- Fried fish (Atka mackerel)
- Fried dish with Japanese vegetables
- Chinese yam
- Miso soup
Restaurant info:
Prison Cafeteria (in Japanese “Kangoku Shokudo”)
Address: Abashirishi Prison Museum, Abashiri city, Hokkaido
Opening hours: 10:30 – 15:30
Holiday: November – March
Subscribe to:
Posts (Atom)













































